Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif prioritas nasional untuk meningkatkan status gizi anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan di seluruh Indonesia.
Visi
Menjadi pusat rujukan nasional dan global dalam pengembangan bukti ilmiah, inovasi, dan manajemen pengetahuan terkait pemenuhan pangan dan gizi masyarakat Indonesia.
Misi
Terbentuknya Centre of Excellence Pemenuhan Pangan dan Gizi (CoE PPG)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif prioritas nasional untuk meningkatkan status gizi anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan di seluruh Indonesia.
Dengan jumlah penerima manfaat mencapai 92 juta orang dan kebutuhan sekitar 30.000 Satuan Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG), pelaksanaan program ini menghadapi tantangan besar — baik dari segi skala, keragaman geografis, maupun kapasitas pelaksana di lapangan.
Tantangan utama yang dihadapi antara lain:
Sebagai respons atas tantangan tersebut, Kementerian PPN/Bappenas bersama Badan Gizi Nasional (BGN), IPB University, dan UNICEF membentuk Centre of Excellence (CoE) Pemenuhan Pangan dan Gizi pada 11 Februari 2025 di Agriculture and Technology Park (ATP), IPB University, Bogor.
CoE merupakan pusat unggulan nasional yang dibentuk untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) — salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Program ini menjadi bagian dari Quick Wins Pemerintah Republik Indonesia untuk meningkatkan asupan dan status gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di seluruh Indonesia.
Peluncuran CoE disaksikan oleh 9 Menteri, Kepala Lembaga, dan Wakil Menteri, serta menandai komitmen bersama lintas sektor dalam memperkuat ekosistem pangan dan gizi nasional.
CoE ini dirancang sebagai pusat kolaborasi nasional untuk mengembangkan program, riset, dan inovasi dalam pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat Indonesia.
Tujuan Umum:
Menjadi pusat kolaboratif untuk pengembangan program pemenuhan gizi nasional yang berbasis bukti, berkelanjutan, dan inklusif.
Tujuan Spesifik
CoE berperan melalui empat fungsi utama:
Untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitasnya, CoE menetapkan tiga strategi kunci:
Dengan kolaborasi antara Bappenas, BGN, IPB University, dan UNICEF, CoE hadir sebagai katalis perubahan menuju sistem pangan bergizi yang adil, berkelanjutan, dan berbasis bukti ilmiah.
CoE memiliki empat pilar fungsi utama yang menjadi fondasi dalam memperkuat sistem pangan dan gizi nasional:
CoE PPG berkomitmen menjadi pusat unggulan yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga mengonversinya menjadi aksi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Melalui kolaborasi lintas sektor, inovasi teknologi, dan pembelajaran berkelanjutan, CoE PPG bertekad untuk menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.